Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label WS Rendra

Surat Cinta

Kutulis surat ini kala hujan gerimis Bagai bunyi tambur mainan anak-anak peri dunia yang gaib. Dan angin mendesah, mengeluh dan mendesah Wahai, Dik Narti, aku cinta kepadamu! Kutulis surat ini kala langit menangis Dan dua ekor belibis Bercintaan dalam kolam Bagai dua anak nakal Jenaka dan manis Mengibaskan ekor Serta menggetarkan bulu-bulunya. Wahai, Dik Narti, kupinang kau menjadi istriku! Surat Cinta Karya WS Rendra

Sajak Matahari

Matahari bangkit dari sanubariku. Menyentuh permukaan samodra raya. Matahari keluar dari mulutku. Menjadi pelangi di cakrawala. Wajahmu keluar dari jidatku, wahai kamu, wanita miskin ! kakimu terbenam di dalam lumpur. Kamu harapkan beras seperempat gantang, dan di tengah sawah tuan tanah menanammu ! Satu juta lelaki gundul keluar dari hutan belantara, tubuh mereka terbalut lumpur dan kepala mereka berkilatan memantulkan cahaya matahari. Mata mereka menyala tubuh mereka menjadi bara dan mereka membakar dunia. Matahari adalah cakra jingga yang dilepas tangan Sang Krishna. Ia menjadi rahmat dan kutukanmu, ya, umat manusia ! Karya WS Rendra