Lamanya sudah tiada bertemu Tiada kedengaran suatu apa Tiada tempat duduk bertanya Tiada teman kawan berberita Lipu aku diharu sendu Samar sapur cuaca mata Sesak sempit gelanggang dada Senak terhentak raga kecewa Hibuk mengamuk hati tergari Melolong meraung menyentak rentak Membuang merangsang segala petua Tiada percaya pada siapa Kutilik diriku kuselam tahunku Timbul terasa terpancar terang Istiwa lama merekah terang Merona rawan membunga sedan Tahu aku Kini hari menuai api Mengetam ancam membelam redam Ditulis dilukis jari tanganku. Karya Asrul Sani
Sebuah blog untuk mengumpulkan beberapa puisi atau sajak yang saya sangat sukai dari beberapa penulis. Dan juga berisikan beberapa coretan kecil saya sendiri